Blog entries   |  PKS Tidak Ikhlas AHY Cawapres Prabowo

PKS Tidak Ikhlas AHY Cawapres Prabowo

Afriadi Rosdi bersama Kepala PSPP Galih Pakuan Bogor, Beni Sujanto

Afriadi Rosdi bersama Kepala PSPP Galih Pakuan Bogor, Beni Sujanto

 

RMOL. PKS berkepentingan menghambat laju AHY menjadi Cawapres Prabowo. Ini menyangkut hidup mati di Pileg 2019 mendatang.

Ketua Pusat Studi Literasi Media, Afriadi Rosdi, memandang PKS dan Demokrat sedang mengalami krisis. Berdasarkan survei-survei yang di-publis ke publik, keduanya masih dalam margin krisis ambang batas PT 4 persen. Kalau salah satu di antara keduanya bisa mendapatkan kursi cawapres, itu menjadi penyelamat ampuh untuk mengangkat perolehan suara.

“Pertemuan SBY Prabowo kemaren memberikan sinyal kuat bahwa Prabowo sangat terbuka berpasangan dengan AHY, Putra mahkota SBY. Hubungan mereka bersifat simbiosis mutualisme. Prabowo butuh suntikan dana utk bertarung di Pilpres, dan SBY jadi solusi yangg baik untuk itu,” kata Afriadi melalui keterangan tertulis, Kamis (26/7).

“Sementara SBY butuh AHY jadi cawapres. Selain untuk panggung pematangan AHY, juga untuk menyelamatkan perolehan suara partai di pileg,” sambung dia.

Melihat kemungkinan itu, Afriadi memandang PKS jadi meradang. Pasalnya sejak awal hanya PKS koalisi setia Gerindra dan sudah seperti pasangan serasi. PKS bahkan sudah menyiapkan banyak nama cawapres untuk Prabowo.

“Kehadiran AHY ibarat pelakor bagi PKS. Sakitnya tuh di sini, jika AHY benar-benar jadi Cawapres Prabowo,” ujarnya.
Pelakor adalah singkatan perebut lelaki orang, yang trend digunakan bagi perempuan perebut suami atau kekasih perempuan lain.

Karena itu PKS harus mencari cara, strategi dan menaikkan daya tawar politik untuk menggagalkan Prabowo-AHY. Bagi PKS, “Prabowo boleh saja tidak mengambil kader PKS sebagai cawapresnya. Tapi tiket itu juga tidak boleh diberikan kepada AHY,” katanya.

Dia mengingatkan, fakta politik berbicara bahwa daya tawar politik PKS sekarang memang sedang rendah-rendahnya. Konflik internal yang tak berkesudahan, banyaknya kader potensial yang menolak maju di Pileg 2019 karena harus menandatangani surat pengunduran diri tak bertanggal.

“Ini salah satu sebab Prabowo berpaling dari PKS. PKS bukan lagi kendaraan menarik bagi Prabowo. Sementara mengharapkan suntikan dana besar dari PKS juga tidak mungkin. Jadi bisa dipahami kalau Prabowo berpaling. Istri lamanya ini sudah tak menggairahkan dia lagi,” paparnya.

“PKS sepertinya menyadari daya tawarnya yang melemah ini. Maka target realistis sekarang hanyalah menghambat laju AHY. Mereka menginginkan cawapres Prabowo di luar putra mahkota partai berlambang merci ini. PKS akan menegosiasikan nama lain, alasan yang dipakai bisa faktor pengalaman, elektabilitas dan jalan tengah,” demikian Afriadi. [fiq]

*Judul asli veri RMOL: AHY Jadi Pelakor Bagi PKS

Tinggalkan Komentar